Beasiswa Kukar Idaman Mulai Cair, 4.015 Penerima Terima Transfer Bertahap
(Mahasiswi Pasca Sarjana UINSI Samarinda asal Loa Kulu, Tina Aulia/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Kabar baik datang bagi ribuan mahasiswa Kutai Kartanegara (Kukar). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar akhirnya mulai mencairkan sisa pembayaran Beasiswa Kukar Idaman Tahun 2025 pada Senin (17/11/2025).
Pencairan dilakukan bertahap ke 4.015 penerima melalui rekening Bankaltimtara masing-masing.
Kabar ini pertama kali dikonfirmasi oleh para penerima. Salah satunya Tina Aulia, mahasiswi Pascasarjana UINSI Samarinda asal Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.
“Alhamdulillah tadi sekitar jam 11.56 WITA notif masuk kalau sisa beasiswa sudah masuk,” ujar Tina yang merupakan mahasiswi Fakultas Hukum Prodi Hukum Keluarga ini ke Poskotakaltimnews.com.
Tina menerima pencairan tahap pertama pada Agustus sebesar Rp4,2 juta dan tahap kedua sebesar Rp5,8 juta, sehingga total beasiswa stimulan mencapai Rp10 juta.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu menutupi biaya UKT dan kebutuhan kuliahnya.
“Dengan bantuan ini Alhamdulillah sangat menutupi biaya pendidikan saya. Semoga ke depannya beasiswa ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Mahasiswa S1 Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Indra Nur, juga memastikan beasiswa sudah masuk ke rekeningnya.
“Jam 12.00 WITA tadi teman kasih tahu kalau sudah cair. Dan saya cek di ATM Bankaltimtara Alhamdulillah memang sudah masuk Rp3,4 juta,” katanya.
Pencairan sisa beasiswa ini sebelumnya sempat menjadi polemik yang memicu aksi demonstrasi mahasiswa. Jumlah penerima yang membludak menyebabkan nominal stimulan S1 turun dari Rp5 juta menjadi Rp1,6 juta pada tahap awal, sehingga menimbulkan keberatan dari mahasiswa.
Setelah melalui koordinasi intens antara mahasiswa, Bupati Aulia Rahman Basri, dan Wakil Bupati Rendi Solihin, Pemkab Kukar mengalokasikan Rp16 miliar melalui APBD-Perubahan 2025 untuk menutup kekurangan pembayaran.
Pencairan tahap kedua ini mencakup seluruh kategori penerima, mulai dari pelajar SMA/sederajat, santri pondok pesantren, hingga mahasiswa jenjang diploma dan sarjana.
Ketua BEM Unikarta, Muhammad Ibnu Ridho, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kukar atas terealisasinya pencairan sisa beasiswa pada Senin siang.
“Kawan-kawan sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara karena dana yang ditunggu akhirnya mulai cair satu per satu,” ujarnya.
Ridho mengungkapkan, sebelum kabar pencairan muncul, BEM telah melakukan konsolidasi dan mempersiapkan aksi sebagai bentuk desakan karena proses yang dinilai lamban dan menimbulkan banyak keluhan mahasiswa.
“Prosedurnya sangat lamban. Itu yang membuat banyak keluhan masuk dan akhirnya memunculkan konsolidasi serta rencana aksi,” katanya.
Meski beasiswa sudah mulai cair, BEM Unikarta tetap akan menggelar konsolidasi lanjutan untuk menentukan sikap dalam aksi yang direncanakan Selasa (18/11/2025). Fokus tuntutan diarahkan pada evaluasi mekanisme beasiswa agar keterlambatan tidak terulang pada tahun 2026.
Ridho menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam penyusunan skema beasiswa yang baru.
“Kami berharap mahasiswa bisa dilibatkan dalam penyusunan mekanisme beasiswa tahun depan. Mulai dari tahap pembentukan aturan, evaluasi nominal, hingga jumlah penerima,” tegasnya. (Tan)